Memuat Cahaya Ilmu Bangsa...
Sains & Teknologi DOI: DOI-2026-7

Pengaruh Sanitasi Menggunakan Larutan Ekstrak Serai Wangi (Cymbopogon nardus) terhadap Daya Tetas dan Mortalitas Embrio Telur Puyuh

Nadine Nayla Anggraeni; Hafshoh Hamidah; Muhammad Luthfy Sumantapura; Muhammad Rizalul Mauqief; Kharisma Ayu; Rafi Ridho Hidayat; Abdilwarits Didasudori
• Unduh PDF

Abstrak / Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh sanitasi menggunakan larutan ekstrak serai wangi (Cymbopogon nardus) terhadap daya tetas dan mortalitas embrio telur puyuh. Penelitian menggunakan 84 butir telur puyuh yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan, yaitu tanpa sanitasi, fumigasi, ekstrak serai wangi konsentrasi 30%, dan ekstrak serai wangi konsentrasi 40%, masing-masing dengan tiga ulangan. Parameter yang diamati meliputi daya tetas dan mortalitas embrio, kemudian dianalisis menggunakan ANOVA pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sanitasi menggunakan ekstrak serai wangi tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap daya tetas maupun mortalitas embrio telur puyuh. Meskipun demikian, secara deskriptif konsentrasi 30% menghasilkan daya tetas lebih tinggi dan mortalitas lebih rendah dibandingkan perlakuan lainnya. Dengan demikian, ekstrak serai wangi berpotensi digunakan sebagai alternatif bahan sanitasi alami pada telur tetas puyuh.

Tag: #Cymbopogonnardus #Dayatetas #Mortalitasembrio #Sanitasitelur #Telurpuyuh
Dokumen PDF

Daftar Pustaka / References

Google Scholar Indexing Metadata
  1. Al-Shammari, K. I. A., Batkowska, J., Gryzińska, M., Wlazło, Ł., Ossowski, M., & Nowakowicz-Dębek, B. (2022). The use of selected herbal preparations for the disinfection of Japanese quail hatching eggs. Poultry Science, 101(10), 102066. https://doi.org/10.1016/j.psj.2022.102066
  2. Ammar, M., Koesmara, H., Mudastir, Hidayati, N., Fahrina, Y., Rifni, U., & Khalida, Q. (2026). Pengaruh suhu dan kelembaban yang berbeda terhadap daya tetas dan mortalitas telur ayam Joper. Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo, 8(1), 40–45. https://doi.org/10.56625/jipho.v8i1.407
  3. Anandarianto, A. S., Novalina, D., & Probowati, W. (2025). Perbandingan uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun sirih dengan serai wangi sebagai desinfektan alami terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Malahayati Nursing Journal, 7(9), 4104–4116. https://doi.org/10.33024/mnj.v7i9.21955
  4. Baylan, M., Akpınar, G. C., Canogullari, S. D., & Ayasan, T. (2018). The effects of using garlic extract for quail hatching egg disinfection on hatching results and performance. Brazilian Journal of Poultry Science, 20(2), 343–350. https://doi.org/10.1590/1806-9061-2017-0693
  5. Direktorat Pembibitan Ternak. (2011). Pedoman pembibitan burung puyuh yang baik (Good breeding practice). Departemen Pertanian.
  6. Dos Santos, V. M., Oliveira, G. d. S., Santos, P. H. G. d. S., Cerqueira, L. d. A., Jivago, J. L. d. P. R., Paixão, S. S. R. M., de Castro, M. B., & McManus, C. (2025). Measuring contamination levels and incubation results of hatching eggs sanitized with essential oils. Antibiotics, 14(11), 1076.
  7. Jefri, P. (2022). Pengaruh fumigasi menggunakan air daun sirih terhadap daya tetas telur dan mortalitas embrio telur puyuh. Jurnal Embrio, 14(2), 48–61. https://doi.org/10.31317/embrio.v14i2.783
  8. Ketaren, S. (2008). Konsep dan penerapan metode penelitian ilmu keperawatan. Salemba Medika.
  9. Lisran, Has, H., & Saili, T. (2020). Pengaruh bobot telur dan lama penyimpanan terhadap fertilitas dan daya tetas telur ayam broiler strain Cobb. Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo, 2(3), 244–248. https://doi.org/10.56625/jipho.v2i3.16870
  10. Lukman, Syamsuryadi, B., & Mutmainna, I. (2020). Frekuensi pemutaran telur terhadap nilai mortalitas, daya tetas, dan bobot tetas telur puyuh. Agrominansia, 5(1), 89–97.
  11. Oliveira, G. d. S., McManus, C., Vale, I. R. R., & dos Santos, V. M. (2024). Obtaining microbiologically safe hatching eggs from hatcheries: Using essential oils for integrated sanitization strategies in hatching eggs, poultry houses and poultry. Pathogens, 13(3), 260. https://doi.org/10.3390/pathogens13030260
  12. Sabry, M. I. (2025). Egg sanitation with ginger and garlic solutions affects embryonic development, hatchability, blood parameters and post-hatch performance of Japanese quail. Tropical Animal Health and Production, 57, 338. https://doi.org/10.1007/s11250-025-04556-8
  13. Sadiah, I., Garnida, D., & Mushawwir, A. (2015). Mortalitas embrio dan daya tetas itik Tolaki (Anas sp.) berdasarkan pengaturan temperatur mesin tetas. Jurnal Ilmu Ternak, 25(2), 1–12.
  14. Vale, I. R. R., Oliveira, G. d. S., de Jesus, L. M., de Castro, M. B., McManus, C., & dos Santos, V. M. (2024). Sustainable bacterial control of hatching eggshells using essential oils. Antibiotics, 13(11), 1025. https://doi.org/10.3390/antibiotics13111025